Archive for the ‘Secercah rasa’ Category

Pernah ..

Posted: May 6, 2012 in Secercah rasa, Syair Kecil

image

Aku mengerahkan rasa yang
kupunya pada ujung jemari.
Membuatnya menari bersama hujan yang menyapa Bumi.

Kamu membenci hujan. Becek,
lembab, basah dan membuatmu
merana. Namun kita sama-sama
mencintai pelangi setelah hujan reda.

Hujan, tak selalu menghantarkan
rindu. Terkadang dia mengirimkan
tetesan yang memukul dinding masa lalu.

Aku pernah bertanya: bisakah hujan melarutkan rasa gundah? Sayang, hujan terlalu malas untuk berbalas sapa.

Aku pernah mencintai hujan yang
membantuku menyamarkan air mata.
Aku membenci kepalsuan tapi harus tersenyum walau duka meraja.

Bagiku, romantis bukan ketika
menatap hujan yang merintik dalam gerak lambat. Tapi merekam setiap senyum yang pernah kamu buat.

Aku pernah merasakan hangatmu
memeluk sela jemari. Memandang
keluar jendela, menghitung sisa
tetes hujan tadi.

Kamu, jarang merangkai aksara
indah. Tapi kamu selalu berhasil
mengusir airmata dan menghadirkan tawa.

Namun, semua yang kini aku
genggam hanyalah satu kata:
pernah. Bisa kah kamu kembali
menjadi kamu? Akankah kamu dan aku melebur menjadi kita?

karena aku tak pernah suka
pada kata pernah.
…………………………………………

tak pernah.

Means ..

Posted: May 6, 2012 in Secercah rasa, Syair Kecil, Tentang Kita

image

Cinta menurut kitab adalah akad dan perjanjian.
Cinta adalah airnya kehidupan.
Cinta adalah kelezatan ruh.
Bahkan ia adalah ruh yang wujud.

Dengan cinta akan terang semua
kehidupan.
Akan cerah semua kejiwaan.
Akan menari hati.
Dan akan bersih qalbu.

Dengan cinta semua kesalahan akan dimaafkan.
Dengan cinta semua kelalaian akan di ampunkan.
Dan dengan cinta akan dibesarkan makna kebaikan.
Kalaulah bukan karena cinta maka tidak akan meliuk satu dahan dengan dahan lainnya.

Kalaulah bukan karena cinta, tidak akan merunduk rusa betina kepada pejantannya.
Tidak akan menangis tanah yg
kering terhadap awan yang hitam.
Dan bumi tidak akan tertawa
terhadap bunga pada musim semi.

Ketika cinta tidak ada dalam
kehidupan maka jiwa akan sempit
dan terjadilah pertikaian dan
perselisihan.
Ketika cinta telah hilang maka akan layulah bunga.
Akan padamlah cahaya.
Akan pendeklah usia.
Akan kering danau di hutan
belantara.
Dan akan datang silih berganti sakit dan sengsara.
Ketika cinta telah sirna, tatkala itu lebah meninggalkan bunga.
Tatkala itu pula burung meninggalkan sarangnya.
Tatkala itu pula kutilang tak injak
lagi pucuk cemara.

Sekiranya lautan memiliki pantai dan sekiranya sungai memiliki muara maka Lautan Cinta tidak berpantai dan Sungai Cinta tidak bermuara.

#BuhulCinta oleh Ust Armen Halim Naro

Life for Today

Posted: May 6, 2012 in Secercah rasa, Tentang Kita

image

Hiduplah kalian wahai suami istri
untuk hari ini.
Jangan di sibuklan dengan masa lalu.
Atau di sibukkan dengan masa
depan.
Sesungguhnya masa lalu adalah
sesuatu yang sudah terjadi.
Anda tidak akan bisa
mengembalikannya meski hanya
satu detik.
Apapun kekurangan suami dan istri yang terjadi di masa lalu, tutuplah.
Sudahi dan tidak ada lagi
agendanya.

Sekarang kita buka lembaran baru.
Untuk bisa berbahagia.
Untuk bisa memperbaiki yang salah karena tidak ada manusia yang terlepas dari kesalahan.

Rasulullah shalallahu’alaihi wa salam bersabda
“Semua anak adam mempunyai
kesalahan dan bertaubat kepada
Allah azza wa jalla.”

Adapun masa depan, apa yang perlu di khawatirkan hingga merasa was-was.
Ia belum terjadi dan memohonlah
pertolongan kepada Allah
dan.bersyukurlah.
Jadi berbahagialah kalian untuk
hidup hari ini. Nikmati. Dan syukuri.

Ust Armen Halim Naro. #BuhulCinta

Cinta Kemarin .

Posted: December 12, 2011 in Secercah rasa, Syair Kecil

Cinta, jejak waktu yang kupijak tiada kan sama seperti kemarin..

Meski hari ini kan terhampar butir2 kisah yang lain,

namun tetap bening rindu & cinta yang menjumpai diujung hati & jiwa ini masih terdiam untukmu..

Cinta, kuingin bahagia dengan sekilas sapamu dalam kehangatan dan sayang..
Disini, aku tetap menyimpan cinta dibalik langit hatiku,

aku tetap menggenggam rindu dikedalaman jiwaku selamanya kusimpan dalam diam untukmu..
Bersama do’aku.

~Rachma~

Bukankah kau menyukai syair ini?? Ya.. dan aku pun menyukainya  ..

Syair ini begitu indah ..

Tapi entah mengapa, ketika aku membacanya hati ku begitu bergetar dan tersayat kembali luka ini ..

Karena ku tau, bahwa masih tersimpan cinta untuk dia yang lain ..

Some of the WORST feelings in the world : When he tells you that he loves someone else.

Jakarta, Dec 12th 2011

Karena Kita Berbeda .

Posted: October 10, 2011 in Secercah rasa

Untukmu yang tercinta,

Maafkan aku yang hanya bisa menjadi diriku sendiri,

Maafkan aku yang tidak bisa sama sepertinya,

Maafkan aku yang tak bisa se-special dirinya,

Maafkan aku yang tak bisa secantik dan se-anggun dirinya,

Maafkan aku yang tak bisa merajut kenangan manis untuk kau kenang,

Maafkan aku yang tak pandai merangkai kata indah untuk ku persembahkan untukmu yang tercinta,

Itu karena kita berbeda…

Aku dan dia,

Dua insan yang tak mungkin sama dan jadi satu dalam satu raga,

Dua hati yang mencintai satu raga,

Dua jiwa yang menginginkan satu asa,

Dirimu.

Hatimu.

Cintamu.

Itu karena kita berbeda.

Dan takkan pernah sama.

Maafkan aku yang telah hadir dalam kehidupanmu.

Ruang mungil dalam istana kita tempat kita memadu kasih,

Just Arvie

Hold On !

Posted: October 6, 2011 in Secercah rasa
 
Ini jalan yang terjal penuh belukar. Tapi jika di ujungnya bahagiaku menghampar, haruskah arahku kutukar?
Ketika jalan ini telah kupilih, tak karena halang aku tersisih, tak karena rintang aku menyerpih.
Bahagia itu bukan keadaan yang mesti ditunggu, tapi keputusan yang harus dibuat..
conquer yourself and master your innerself !
Begitulah kira-kira satu rasa yang pernah kurasakan. Dimana aku merasa bersalah atas suatu hal sehingga sempat membuatku untuk merubah arah dan “membanting” setir untuk kembali lagi ke titik nol dan melepaskan apa yang aku perjuangkan selama ini.
Dimana aku merasa bahwa akulah yang harus menyisih..
Dimana aku merasa keadaan tidak berpihak padaku..
Namun apakah seperti itu kita harus hidup??
Tidak ada perjuangan, Menyerah pada keadaan, dan Terpaku pada masa lalu orang lain, dan terus menerus terkungkung dalam perasaan bersalah ??
TIDAK !
Hidup ini butuh perjuangan kawan.
Aku ingin meraih bahagiaku.
Aku ingin meraih asaku.
Aku ingin berjuang untuk meraih dan mempertahankan apa yang ada padaku saat ini.
Entah apa yang akan ku hadapi nanti.
Tapi aku tau jalan ini mungkin sulit.
Akan banyak rintangan yang akan ku hadapi nanti.
Tapi itulah hidup.
Aku mensyukuri hidupku.
Dulu, Saat ini, Nanti, dan Selamanya.
Karena ku yakin, Allah akan memberikan apa yang kita butuhkan, bukan apa yang kita inginkan. Dan pasti itulah yang terbaik untuk ku, untuk mu, untuk kita.
Yaa muqallibal tsabit quluubana ‘ala diynik.
Laa haula wa laa quwwata illa billah.
Sahalallahu lana wa Yasarallahu lana.

Love,
Just Arvie.